Sama halnya dengan kamar tidur, kamar mandi pun menjadi ruangan fungsional yang tidak boleh absen dari sebuah hunian. Kamar mandi yang ideal tentunya bukan hanya mampu mengakomodasi kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK). Tetapi, juga factor estetika dan kenyamanan penggunanya. Mungkin dari sebagian banyak orang memiliki kamar mandi dengan tampilan yang estetika dan nyaman menjadi hal penting. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan renovasi kamar mandi, tapi harus diingat melakukan renovasi kamar mandi pun jangan asal dan sembarangan. Salah-salah malah akan menjadi runyam, apalagi melakukan renovasi di apartemen. Untuk menghindari kesalahan, berikut adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat melakukan renovasi kamar mandi apartemen
1. Menentukan budget dan timeline
Sebelum memulai renovasi kamar mandi, menentukan budget dan timeline yang realistis tentunya menjadi langkah pertama. Berapa uang yang dianggarkan untuk merenovasi kamar mandi sesuai kebutuhan dan keinginan. Seberapa cepat Anda butuh renovasi kamar mandi untuk selesai. Mengunci budget mencegah pengeluaran yang tidak penting saat proses renovasi berlangsung dan proyeksi waktu pengerjaan juga dibutuhkan untuk memastikan berapa lama kamar mandi tidak bisa digunakan.2. Tidak memperhatikan saluran air
Drainase lantai adalah hal yang wajib ada di dalam kamar mandi karena dapat mencegah genangan air. Jika dibiarkan, genangan air ini tentu akan membahayakan pengguna kamar mandi. Jadi, saat merenovasi kamar mandi, jangan lupa untuk memperhatikan drainase atau saluran air yang ada di lantai dan memastikan air bisa mengalir turun dengan lancar.3. Tidak mempertimbangkan ventilasi
Kamar mandi termasuk area yang cukup lembap di rumah, sehingga sirkulasi udara atau ventilasi di dalam ruangan tersebut perlu diperhatikan. Jadi, jika Anda akan merenovasi kamar mandi, jangan lupa untuk mengoptimalkan sirkulasi udara supaya jamur dan lumut tidak mudah muncul dan merusak tampilan kamar mandi.4. Pencahayaan kurang optimal
Sama seperti sirkulasi udara, pencahayaan yang baik juga merupakan aspek yang penting di dalam kamar mandi. Jika sebelumnya kamar mandi terasa suram, Anda bisa mengoptimalkan pencahayan melalui proses renovasi, misalnya menambah jendela atau skylight, atau memasang lampu tambahan.5. Material Tahan Air dan Awet
Sebagai tempat yang akan terkena air dan basah selama beberapa waktu, memilih material yang tahan air dan awet sangat penting dalam merenovasi kamar mandi. Hindari menggunakan material-material seperti kayu atau bambu yang akan lapuk ketika terkena air secara konstan. Keramik, bebatuan alam, kaca, atau terkadang plastik selalu menjadi material terbaik untuk kamar mandi karena jauh lebih tahan terhadap air. Anda juga bisa menggunakan cat dinding waterproof untuk mencegah dinding berjamur akibat lembap. Nah, itulah hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat renovasi kamar mandi apartemen yang bisa kamu waspadai. Jangan sampai salah dalam melakukan renovasi, terlebih lagi jika kamu tinggal di apartemen.