Memiliki hunian yang wangi tidak hanya membuat anggota keluarga merasa nyaman, tetapi juga para tamu yang berkunjung. Saat ini telah banyak pilihan aroma yang menawarkan kenyamanam dan ketenangan, memudahkan untuk cepat tidur atau membuat lebih berenergi. Lilin aromaterapi dan reed diffuser kini sedang digandrungi oleh banyak orang. Pasalnya, lilin aromaterapi dan reed diffuser memang bisa membuat ruangan atau kamar kita jadi wangi sepanjang waktu. Harum wangi dari lilin aromaterapi dan reed diffuser juga mampu membuat kita jadi tenang dan nyaman. Tak heran, banyak orang yang terpesona hingga akhirnya menggunakan lilin aromaterapi dan reed diffuser sebagai pengharum ruangan. Meskipun sama-sama memberikan keharuman yang luar biasa, lilin aromaterapi dan reed diffuser ternyata mempunyai perbedaan yang lumayan mencolok. Salah satu perbedaan antara lilin aromaterapi dan reed diffuser yang bisa kita lihat adalah bentuk dari pewangi ruangan tersebut.
Segi Kemudahan Pemakaian
Lilin aromaterapi: Dilansir dari Times of India, lilin aromaterapi cenderung mudah untuk digunakan. Kamu cukup membakar sumbu pada scented candle milikmu. Ketika lilin mulai meleleh, aroma akan langsung menyebar. Namun, karena lilin aromaterapi membutuhkan api dan cenderung panas, kamu harus menjauhkan lilin menyala dari jangkauan anak-anak, hewan peliharaan, dan bahan-bahan mudah terbakar seperti kayu. Reed diffuser: Reed diffuser akan menyebarkan aroma lewat reed atau batang khusus panjang dan ramping. Penggunaan produk wewangian ini tergolong sangat mudah. Untuk mengharumkan ruangan, kamu cukup mencelupkan reed ke dalam reed diffuser milikmu. Dilansir dari Independent, reed diffuser terbilang aman digunakan di sekitar anak-anak atau hewan peliharaan, karena tidak membutuhkan api.Segi keawetan pemakaian
Lilin aromaterapi: Waktu penggunaan lilin aromaterapi dari awal hingga habis total mencapai kurang lebih 50 jam. Durasi tersebut berlaku untuk lilin dengan tinggi 100 mm dan diameter 75 mm. Kendati demikian, kamu bisa menghemat scented candles milikmu dengan menyalakan dan mematikan apinya sesuai kebutuhan. Reed diffuser: Satu botol reed diffuser bisa awet selama 2–2,5 bulan, tergantung pemakaian. Reed atau batang kayunya harus dibalikkan selama tiga hari sekali untuk menghasilkan aroma yang maksimal.Segi keamanan
Lilin aromaterapi: Penggunaan lilin aromaterapi membutuhkan api untuk menyalakan sumbunya. Oleh karenanya, ketika dinyalakan lilin harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak, hewan peliharaan, dan barang yang mudah terbakar. Selalu pastikan kamu mematikan api ketika meninggalkan ruangan, untuk mencegah kebakaran. Reed diffuser: Reed diffuser cenderung lebih aman dibandingkan lilin aromaterapi, karena tidak memerlukan listrik maupun api. Namun, reed diffuser yang diletakkan di ruangan tanpa ventilasi baik berisiko menyebabkan mata gatal dan berair. Oleh sebab itu, pastikan ruangan kamu memiliki ventilasi baik ketika memakai reed diffuser.Segi estetika
Lilin aromaterapi: Biasanya, lilin aromaterapi dikemas dalam gelas kaca atau jar. Untuk mempercantik sejumlah desain scented candles, banyak tersedia wadah khusus atau holder berdesain menarik. Namun, tak jarang, merek-merek kecantikan luxury dan home decor juga mengeluarkan lilin aromaterapi dengan desain gelas mewah dan estetik, sehingga sangat cocok untuk dijadikan dekorasi. Reed diffuser: Berbeda dengan lilin aromaterapi yang hadir dalam gelas kaca, reed diffuser dikemas dalam bentuk botol. Bentuk botolnya pun beragam; ada yang berbentuk kotak, hingga berbentuk seperti botol parfum mewah. Selain itu, reed atau batang kayu pada reed diffuser membuat desain pengharum ruangan ini lebih cantik.Segi wewangian yang ditawarkan
Lilin aromaterapi: Lilin aromaterapi menawarkan beragam variasi wewangian sesuai dengan selera kamu. Mulai dari wewangian yang menenangkan seperti aromaterapi dari essential oil, makanan seperti kue vanilla, wangi toko roti (bakery), hingga wangi segar seperti citrus. Lilin aromaterapi memiliki aroma yang lebih kuat ketimbang reed diffuser. Reed diffuser: Aroma yang ditawarkan dari produk-produk reed diffuser tidak sevariatif lilin aromaterapi. Biasanya, kamu akan dengan mudah menemukan reed diffuser dengan aroma yang menenangkan seperti lavender, atau yang segar seperti citrus dan lemongrass. Aroma yang dikeluarkan reed diffuser memang tidak sekuat lilin, tetapi kamu bisa mengontrol kekuatan aromanya lewat jumlah reed yang kamu celupkan. Semakin banyak reed, semakin wangi ruanganmu.