artikel

Menabung atau Investasi? Intip Prioritas Untung-Ruginya di Sini

Images

Menyimpan uang dengan tujuan menambah kekayaan, bisa dilakukan melalui 2 cara yang paling umum, yaitu menabung dan investasi. Dari keduanya, mana yang lebih harus menjadi prioritas?

Kedua hal tersebut sebenarnya penting untuk membangun fondasi keuangan yang sehat, baik di masa sekarang maupun masa depan. Namun, masing-masing di antaranya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Sebelum memutuskan menabung atau investasi dulu, yuk intip perbedaan menabung dan ivestasi serta untung-ruginya di sini!

Perbedaan Menabung dan Investasi

Pada dasarnya, konsep menabung adalah menyisihkan uang yang dimiliki untuk dikumpulkan sehingga jumlahnya terus bertambah. Uang yang ditabung disimpan dalam celengan, tabungan di bank, arisan dan lain-lain.

Sementara itu, investasi merupakan aktivitas menanamkan modal ke dalam bentuk aset tertentu agar nilainya terus bertambah di kemudian hari, sehingga investor dapat menghasilkan keuntungan. Instrumen investasi ada banyak, mulai dari instrumen saham, obligasi, emas, atau reksa dana.

Untung-Rugi Menabung

Meski tujuannya sama-sama untuk membangun keuangan yang mumpuni di masa depan, antara menabung dan investasi memiliki untung-rugi tersendiri. Untuk mengetahui mana yang lebih prioritas, berikut ini kelebihan dan kekurangan menabung di antaranya:

Kelebihan Menabung

• Aman Menabung terutama apabila di bank, tergolong aman dilakukan dalam jangka panjang sekalipun. Uang tidak akan bisa dijangkau siapapun kecuali pemilik rekening itu sendiri. Kalaupun kartu ATM hilang, pihak bank bisa segera melakukan pemblokiran sehingga kartu tidak bisa diakses orang lain.

• Bisa diambil kapan saja Keuntungan lainnya dari menabung, uang yang disimpan bisa diambil kapan saja saat dibutuhkan terutama jika dalam keadaan darurat. Metode tarik tunainya juga tak hanya dapat dilakukan melalui mesin ATM, tapi di beberapa minimarket pun bisa.

• Uang lebih terkontrol Dengan prioritas menabung, kamu bisa selalu mengontrol uang yang dimiliki dengan jelas. Mutasi keluar masuk uang bisa kamu cek setiap waktu dengan melihat buku tabungan atau dengan meminta rekening koran yang dicetak setiap periode tertentu, misal per satu atau tiga bulan sekali.

• Kesempatan mendapat promo Menabung di bank juga memberi kamu kesempatan memperoleh banyak promo menarik. Misalnya diskon belanja atau restoran di merchant-merchant yang bekerja sama dengan bank tersebut, hingga point reward.

Kekurangan Menabung

• Ada biaya admin Saat menabung di bank, ada biaya admin setiap bulannya yang dikenakan dan akan langsung memotong saldo rekeningmu. Selain itu, untuk melakukan transfer antar bank juga dikenakan biaya kurang lebih Rp6.500 dalam sekali transaksi.

• Nilai uang semakin menurun Semakin bertambah tahun, nilai uang biasanya akan semakin menurun pula karena inflasi. Misalnya jika sekarang uang di tabunganmu ada Rp200 juta, mungkin sekarang nilainya besar. Tapi 10 tahun kemudian, nilai uang tersebut akan menjadi kecil.

• Tidak ada keuntungan berlipat Menabung berbeda dengan investasi, jadi cukup mustahil jika uang kamu bertambah begitu saja terlebih dengan suku bunga yang sudah ditetapkan bank. Pun, bunga tabungan pada umumnya berkisar maksimum satu persen saja.

Untung-Rugi Investasi

Berbeda dengan menabung, investasi memiliki prinsip menabur sekarang dan menuai keuntungan di masa depan. Ya, keuntungannya tidak langsung dirasakan dalam sekejap, harus menunggu beberapa tahun untuk menghasilkannya. Tentukan prioritas keuanganmu, ketahui untung-rugi investasi selengkapnya di bawah ini:

Kelebihan Investasi

• Cocok untuk tujuan jangka panjang Investasi dilakukan untuk target dan jangka waktu panjang, misalnya untuk 10-20 tahun dari sekarang. Ya, itulah mengapa prioritas investasi biasanya digunakan untuk kebutuhan di masa yang panjang seperti untuk biaya kuliah anak hingga persiapan pensiun karena saat digunakan 10-20 tahun kemudian, nilainya akan bertambah besar.

• Nilainya terus bertambah Berbeda dengan menabung uang, investasi di instrumen seperti salah satunya emas, memiliki nilai yang terus bertambah. Meski sedikit demi sedikit, tapi harga emas selalu cenderung naik tiap tahun. Oleh karenanya, intrumen investasi ini sering dipilih karena minim risiko juga.

• Menghindari dampak inflasi Inflasi akan selalu terjadi dari waktu ke waktu. Kondisi ini tak bisa distop, tapi dapat dihindari dampaknya dengan berinvestasi. Inflasi sendiri berdampak pada penurunan nilai mata uang. Investasi menjadi salah satu cara menjauhi dampak inflasi karena dengan berinvestasi pada instrumen yang tepat, kamu tetap bisa membuat pundi-pundimu terus bertambah dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Kekurangan Investasi

• Cenderung berisiko Beberapa instrumen insvestasi memiliki risiko cukup tinggi, misalnya saja saham Hal ini mengingat fluktuasi di pasar saham yang terjadi berubah-ubah sanggat cepat setiap harinya, sehingga akan mempengaruhi imbal hasil dari saham yang dimiliki.

• Perlu selalu dipantau Saat memutuskan untuk berinvestasi pada instrumen saham, perlu memantau pergerakan harga saham, kondisi perusahaan, dan juga sentimen yang muncul agar tidak mengalami lost atau kerugian besar.

Begitulah kira-kira perbedaan menabung dan investasi, serta untung-ruginya. Jadi, sudah bisa menentukan mana yang lebih kamu jadikan prioritas?

Perlu diingat, kedua cara menyimpan uang ini sama-sama menghasilkan keuntungan, yang membedakan hanya tujuannya saja. Menabung sifatnya jangka pendek, sedangkan investasi untuk jangka panjang.

Saat ingin memiliki rumah misalnya, kamu bisa melakukan investasi agar beberapa tahun kemudian keinginan tersebut bisa terwujud. Sedangkan jika hanya memiliki rencana untuk traveling ke luar negeri contohnya, kamu bisa merealisasikannya cukup dengan menabung.

Jadi, tak ada salahnya menjadikan kedua hal ini prioritas selama kamu memiliki dana yang bisa disisihkan baik untuk menabung ataupun berinvestasi. Selamat mencoba!