artikel

Hindari Kesalahan-Kesalahan Dalam Mengelola Financial di Usia 40 Ubah Sebelum Menyesal

Images

Mengelola keuangan secara bertanggung jawab sangat penting di setiap fase hidup. Meski demikian, ada satu periode paling krusial yakni usia 40-an. Pada umur tersebut, rata-rata orang menghasilkan lebih banyak uang daripada fase umur lain.

Di sisi lain, bisa jadi di usia tersebut seseorang memiliki lebih banyak pengeluaran. Pensiun hampir dekat dan lazimnya anak telah beranjak dewasa dan butuh dana pendidikan tinggi. Berikut kesalahan finansial di usia 40-an yang sebaiknya dihindari.

• Tidak memprioritaskan dana pensiun

Kurang memperhatikan dana pensiun adalah kesalahan besar, apalagi jika mengalokasikannya untuk pengeluaran lain. Tidak sedikit orang tua yang lebih suka menyisihkan tabungan untuk pendidikan tinggi anak daripada mulai menabung dana pensiun. Mereka tidak menyadari bahwa dalam upaya menghindari satu krisis keuangan, mereka mungkin menciptakan krisis lain. Lebih baik dahulukan kebutuhan keuangan di masa tua. Jika ada sisa uang, baru dialokasikan untuk dana kuliah anak.

• Mengabaikan kesehatan

Saat masih muda, tubuh lebih bugar dan kesehatan tidak menjadi persoalan. Kondisi itu semakin melemah seiring bertambahnya usia. Gagal menjaga kesehatan di usia 40-an dapat menyebabkan masalah serius pada usia 50-an, 60-an, atau lebih dari itu. Mustahil memiliki kendali penuh atas masalah kesehatan yang muncul. Sebagai antisipasi, terapkan gaya hidup sehat mulai sekarang. Rencanakan pula biaya perawatan kesehatan di masa mendatang dengan menabung di rekening tabungan kesehatan.

• Masih banyak cicilan

Sebelum usia 40 tahun usahakan untuk melunasi semua utang agar kamu dapat fokus untuk mencapai target dana pensiun. Tetapi, pada kenyataannya sebagian orang masih memiliki banyak cicilan bahkan saat menjelang pensiun. Demi menghindari hal tersebut, sebelum berutang kamu perlu merencanakannya terlebih dulu dengan menghitungnya di kalkulator pinjaman. Tentukan jumlah utang dan tenornya. Contoh, jika kamu berusia 35 tahun, usahakan untuk mengajukan tenor kurang dari 5 tahun sehingga saat usia 40 tahun utang kamu sudah lunas.

• Mengabaikan Dana Darurat

Kesalahan selanjutnya adalah tidak menabung dana darurat. Sekarang kamu membuat rekening secara online khusus untuk dana darurat dengan Livin by Mandiri. Dana darurat sendiri sebaiknya kamu mulai saat pertama kali bekerja. Penuhi hingga mencapai jumlah ideal sesuai status dan kebutuhan kamu. Kamu dapat berhenti mengisi dana darurat jika dirasa jumlahnya sudah cukup ideal.

Gunakan dana darurat saat terdapat kebutuhan mendesak, misalnya servis laptop, renovasi rumah, dan biaya mendesak lainnya. Jangan lupa untuk mengisi dana darurat kembali setelah menggunakannya. Penuhi lagi sampai jumlahnya memenuhi jumlah ideal.

• Boros

Memasuki usia 40-an tahun, biasanya disertai dengan gaya hidup yang lebih rumit dan boros karena ini adalah saat ketika kebanyakan orang mencapai puncak karier mereka dengan gaji yang lebih besar. Dengan pendapatan yang meningkat, kebanyakan orang pada usia ini ingin memiliki rumah baru, ganti mobil, liburan mewah, dan belanja. Namun, Anda harus bisa mengendalikan diri dan jangan biarkan pengeluaran terus bertambah hingga tidak terkendali. Jika pengeluaran tak terkendali, maka uang Anda selama ini hanya akan habis untuk gaya hidup bukan untuk melanjutkan hidup.