artikel

Langkah - Langkah Membersihkan Rumah Setelah Isoman

Images

Isoman atau isolasi mandiri adalah protokol yang dianjurkan untuk pasien Covid-19, tanpa harus ke rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk mengurangi keterbatasan fasilitas kesehatan. Namun perlu diingat, isolasi mandiri hanya bisa dilakukan pada orang dengan kriteria sebagai berikut: • Berusia di bawah 45 tahun • Tidak memiliki penyakit penyerta, seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, atau penyakit paru yang kronis • Memiliki rumah dengan kamar yang terpisah untuk setiap penghuninya • Memiliki kamar mandi di dalam rumah Lamanya isolasi mandiri dilakukan setidaknya 10 hari atau hingga pasien memenuhi kriteria sembuh dari Covid-19. Melansir Alodokter, WHO menyebutkan kini pasien positif Covid-19 sudah bisa dinyatakan sembuh ketika ia tidak lagi menunjukkan gejala di akhir masa isolasi. Dengan begitu, tes swab pun sebenarnya tak wajib dilakukan kembali.

Setelah Isoman di Rumah, Harus Apa?

Selain memastikan diri dengan tes swab, setelah isoman tentunya hal yang perlu langsung dilakukan adalah membersihkan seluruh area rumah. Terutama kamar tidur dan toilet yang digunakan selama isolasi oleh pasien Covid-19.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan rumah usai isoman agar steril kembali. Simak langkah - langkahnya berikut ini, yuk!

1. Buka jendela dan nyalakan kipas angin

Langkah pertama yang harus dilakukan ketika membersihkan rumah setelah isoman, buka jendela setiap ruangan dan nyalakan kipas angin saat pagi hari. Tunggulah selama 24 jam agar sinar matahari masuk lebih lama. Tujuan dilakukannya hal ini, tak lain untuk memaksimalkan sirkulasi sehingga udara di dalam ruangan berganti dengan yang bersih.

2. Mulai bebersih

Saatnya menyapu, mengepel, dan mengelap setiap benda yang ada di ruangan. Gunakanlah cairan pembersih khusus untuk mengepel lantai. Kamu juga bisa menggunakan disinfektan untuk perabotan agar semuanya bersih dari virus. Jangan lupakan bersihkan juga sudut ruangan yang lebih kecil seperti gagang pintu, teralis jendela dan bagian dalam rak.

3. Buang yang tidak perlu

Sembari membersihkan area rumah, segera buang barang seperti sikat gigi pasien, sponge yang digunakan untuk mencuci alat makan bekas pasien. Hal itu penting dilakukan agar virus Covid-19 benar-benar tidak lagi hinggap di rumah. Saat memegang dan membuang barang tersebut, pastikan kamu menggunakan sarung tangan sebagai pelindung, lalu mencuci tangan sampai bersih setelahnya ya.

4. Pisahkan limbah infeksi

Jangan lupa, pisahkan limbah infeksi alias sampah-sampah dari benda yang terpakai selama kamu positif Covid-19. Misalnya saja masker, wadah plastik untuk makan (jika memakainya), hingga kemasan makanan/minuman. Kumpulkan sampah tersebut dalam kantong besar agar muat banyak, ikat erat dengan tali rafia, lalu tempelkan kertas bertuliskan “Limbah Infeksi”. Dengan begitu, petugas yang mengelola sampah tahu kemana harus menempatkannya dan tidak ada penularan virus dari limbah tersebut.

5. Disinfeksi seluruh ruangan

Agar rumah benar-benar terbebas dari virus Covid-19, jangan ragu untuk melakukan disinfeksi ke seluruh penjuru rumah. Kalau tidak punya alatnya, sekarang sudah banyak jasa disinfeksi yang bisa kamu sewa. Umumnya dua sistem disinfeksi, yaitu semprot dan fogging. Jika area rumahmu cukup luas, fogging disarankan karena partikelnya yang halus lebih bisa menjangkau area-area sulit seperti isi lemari hingga lubang air.

6. Cuci dan vakum kasur

Kasur menjadi benda paling sering bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19. Maka itu, segera lah juga bersihkan kasurmu setelah isoman. Lepas sprei dan sarung bantal, cuci serta vakum kasur sampai bersih. Saat ini, banyak juga jasa cleaning yang menawarkan layanan cuci dan vakum kasur. Jadi tak perlu repot dan berat membersihkannya sendiri.

Seperti itulah langkah - langkah membersihkan rumah setelah isoman. Luangkan waktu sehari penuh agar semua area tuntas dibersihkan tanpa distraksi dari kegiatan lain. Hunianmu pun kembali bersih dari virus Covid-19.