Rahasia orang sukses tak hanya giat bekerja. Namun, juga melek keuangan salah satunya investasi. Investasi adalah upaya meningkatkan penghasilan, lewat penempatan uang di sejumlah instrumen keuangan yang diharapkan memberi keuntungan, dan peningkatan nilai nantinya. Bahkan, kini investasi bukan lagi pilihan tapi kewajiban. Mengapa demikian? Sebab, tanpa investasi keuanganmu tidak akan bisa mengalahkan inflasi harga yang selalu naik di setiap tahunnya. Data inflasi di Indonesia saja, berkisar di angka 3% sd 5% setahun. Jelas tidak mungkin mengejar laju kenaikkan biaya pendidikan di masa depan hanya dengan menabung. Bagi Anda yang sudah berkeluarga, tentu hal ini cukup membuat kalang kabut. Oleh karenanya, investasi menjadi cara yang paling efektif untuk mengakumulasi kekayaan guna mencapai tujuan keuangan. Tujuan keuangan bukan hanya tabungan pendidikan, tapi bisa juga dana pensiun atau membeli rumah. Namun ketika berinvestasi, jangan sampai salah langkah. Biar jadi orang sukses sekaligus investor handal, hindari 5 kesalahan dalam investasi berikut ini:
1. Terlambat memulai
Semakin Anda cepat memulai berinvestasi, maka semakin besar penghasilan yang akan didapat. Mengutip dari artikel Duitmu, dari tahun 1998 – 2019 yaitu kurun waktu 20 tahun. Kenaikan indeks saham meningkat sebanyak 14x atau sebesar 1,400%. Maka bisa dikatakan bahwa uang 100 juta di tahun 1998 bertumbuh menjadi 1,4 M di tahun 2019.2. Mengikuti tren
Cryptocurrency kini sedang hits-hitsnya. Hampir semua orang yang sudah berpenghasilan, ikut membeli aset kripto seperti Bitcoin atau Dogecoin. Jangan hanya mengikuti tren ini tanpa mengetahui cara trading yang benar. Kalau hanya ikut-ikutan, banyak juga yang rugi karena menaruh uangnya di aset digital tersebut. Apalagi sifat cryptocurrency amat fluktuatif nilainya, alias cepat naik dan cepat turun secara tiba-tiba.3. Tak paham risiko
Di setiap jenis investasi, ada keuntungan dan risiko. High risk high return adalah rumusan umum saat berinvestasi. Apakah boleh memilih investasi yang return-nya tinggi? Boleh saja. Misalnya berinvestasi di reksadana saham, yang memiliki nilai cukup fluktuatif jika dilakukan dalam jangka pendek. Jika paham resikonya, Anda akan berinvestasi saham untuk tujuan jangka panjang agar tidak merugi.4. Harapan terlalu tinggi
Belum apa-apa, sudah mengharapkan untung besar. Setiap orang sukses yang jago berinvestasi pasti tahu, kalau investasi tak serta merta memberimu keuntungan instan. Butuh waktu dan proses untuk mengelolanya. Jika keuntungan yang baru Anda dapat sedikit, jangan khawatir. Toh uang tetap berputar dan menghasilkan jika dibandingkan hanya dengan diam.5. Tidak mendiversivikasi
Diversifikasi adalah menyebar dana investasi ke beberapa tempat. Pakar investasi termasuk orang super kaya akan membagikan investasi di beberapa tempat bukan hanya pada satu tempat. Dengan demikian, jika ada investasi yang akhirnya merugikan, investasi di sektor atau tempat lain bisa saja kemudian menguntungkan dan bisa menutup kerugian yang ada.Investasi Apartemen, Untungnya Berkali Lipat di Masa Depan
Properti sejak lama dianggap sebagai salah satu instrumen investasi yang menjanjikan, jika dibandingkan dengan jenis investasi lainnya. Terlebih untuk apartemen, jika Anda memilikinya di kota-kota besar. Salah satu keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari investasi apartemen ini adalah adanya permintaan atau demand yang tinggi. Kalau sudah begini, Anda bisa lebih mudah mendapatkan keuntungan dari menyewakan atau menjual kembali apartemen itu setelah beberapa tahun. Dengan kata lain, investasi apartemen adalah opsi yang tepat untuk menjadikanmu orang sukses di masa depan. Hanya saja, jangan sampai salah memilih apartemen. Pastikan hunian vertikal yang hendak Anda investasikan berlokasi strategis, memiliki fasilitas lengkap, dan berada di daerah berkembang seperti Anwa Residence Apartemen Bintaro.