Tetap sehat dan panjang umur merupakan impian semua orang. Tapi banyak orang yang menjalankan aktivitas kurang sehat yang bisa membuat tubuhnya mudah sakit dan menghadapi kematian dini. Namun, dalam beberapa tahun terakhir. Kebanyakan orang berpikir faktor genetiklah yang menentukan apakah seseorang berumur panjang. Namun, ternyata faktor gaya hidup dan pola makan sehat yang berperan penting dalam hal ini. Sebuah studi dari Johns Hopkins pada 6.200 partisipan pria dan wanita selama delapan tahun menemukan bahwa gaya hidup sehat mengurangi kemungkinan kematian dini hingga 80%. Lalu bagaimana rahasia agar panjang umur dengan cara yang menyenangkan? Yuk simak artikel berikut ini:
Tidur cukup
Tidur jadi aktivitas yang paling ditunggu-tunggu setelah seharian beraktivitas. Pada umumnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur 7–8 jam per malam untuk menjaga kesehatan. Sayangnya, banyak orang justru kurang tidur. Padahal, waktu tidur cukup meningkatkan daya tahan tubuh dan meredakan stres sehingga kamu lebih berstamina keesokan harinya. Manfaat tidur cukup membantu supaya kamu panjang umur dan mencegah penuaan dini. Ini juga akan menjauhkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit jantung.Rutin berolahraga
Olahraga rutin membantu kamu berumur panjang dengan cara menyehatkan jantung dan paru, menjaga daya tahan tubuh, meredakan stres, dan menjauhkan dari risiko gangguan mental. Jika kamu malas berolahraga sendirian, carilah aktivitas berkelompok yang menyenangkan, seperti futsal, tenis, bulu tangkis, atau olahraga boot camp. Selain membuat tubuh lebih fit, interaksi sosial dengan orang lain selama olahraga juga bisa menjauhkan kamu dari stres.Tidak merokok dan minum alkohol
Merokok dan minum alkohol memiliki banyak dampak buruk bagi tubuh. Berbagai penelitian pun juga menunjukkan orang yang merokok lebih mungkin meninggal dunia lebih cepat. Kebiasaan buruk ini juga meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit kardiovaskular, stroke, gangguan paru, hingga kanker. Tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok dan minum alkohol. Jika kamu mengalami kesulitan, jangan ragu konsultasi dengan dokter.Bersosialisasi
Para peneliti di Yale Medicine baru-baru ini menemukan bahwa di masa tua, isolasi sosial dapat meningkatkan risiko penyakit serius atau kematian. Melihat data kesehatan orang tua yang berpartisipasi dalam studi tentang kesehatan dan penuaan, mereka menentukan bahwa orang dewasa yang paling terisolasi secara sosial memiliki "beban cacat fungsional" 50% lebih tinggi pada tahun setelah dirawat di perawatan intensif dan 119% risiko kematian yang lebih besar. Penelitian lain mengaitkan kesepian dengan risiko penyakit jantung, kanker, dan demensia yang lebih tinggi.Menghindari stres berlebihan
Stres berkepanjangan yang tidak terkontrol lama kelamaan bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit, mulai dari penyakit jantung, stroke, diabetes, depresi, dan kanker. Oleh karena itu, kendalikanlah stres dengan baik dan jangan biarkan stres berlarut-larut. Luangkanlah waktu untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan, baik sendiri, bersama teman, atau keluarga. Saat bekerja di kantor, rehatlah sejenak di meja kerja untuk mengistirahatkan otak.Konsumsi makanan pedas
Siapa yang menyangka bila salah satu tips panjang umur ialah dengan mengonsumsi makanan pedas. Manfaat makan pedas ini datang berkat kandungan capcaisin di dalamnya. Studi yang diterbitkan American Heart Association menemukan bahwa orang yang suka makan cabai 26% lebih kecil kemungkinan untuk meninggal dunia akibat penyakit jantung daripada orang yang tidak menyukainya. Walau begitu, kamu tidak boleh makan secara berlebihan. Hal ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang malah bikin sulit tidur nyenyak pada malam hari.Minum kopi dan teh
Banyak orang minum kopi sebelum beraktivitas agar tidak cepat ngantuk nantinya. Nah, tanpa disadari, secangkir kopi bisa bikin awet muda jika dikonsumsi dengan benar. Secara umum, rutin minum kopi dua sampai tiga cangkir per hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan kematian karena beberapa penyakit kronis lainnya. Meski begitu, batasi konsumsi kopi supaya tidak terlalu berlebihan. Jika tidak menyukai kopi, kamu juga bisa menggantinya dengan minum teh.Main TTS, puzzle, atau sudoku
Bonus yang terakhir adalah main TTS atau puzzle. Jika kamu memiliki waktu luang, cobalah untuk bermain catur, menyusun puzzle, main TTS atau permainan lainnya yang mengasah otak. Beberapa studi menyatakan bahwa permainan otak akan melatih kamu untuk terus berpikir, menganalisis, meningkatkan daya ingat, hingga mempertahankan kecerdasan emosional. Karena itulah, berbagai kegiatan tersebut dinilai dapat mengurangi risiko pikun, demensia, hingga penyakit Alzheimer.