artikel

Lakukan Cara Ini Agar Kamar Mandi Harum Sepanjang Hari

Images

Siapa yang tidak kenal tanaman lidah mertua? Tanaman hias ini sudah lama menjadi primadona para pecinta dunia botani, karena tampilannya yang cantik dan menawan. Nyatanya tak hanya cantik dan menarik sebagai tanaman hias, namun tanaman lidah mertua juga tidak mudah mati dan gampang perawatannya. Apalagi, lidah mertua bisa dirawat di area indoor ataupun outdoor, sehingga para pemula juga bisa mencoba untuk merawatnya. Naksir tanaman lidah mertua dan ingin memeliharanya di rumah? Simak dulu jenis-jenis lidah mertua beserta tips perawatannya pada artikel berikut ini, yuk!

Mengenal Jenis Tanaman Lidah Mertua

Tanaman lidah mertua memiliki ragam jenis yang berbeda. Berdasarkan bentuknya, tanaman lidah mertua terbagi ke dalam dua jenis, antara lain lidah mertua tinggi tegak dan lidah mertua sarang burung. Untuk lidah mertua tinggi dan tegak, seperti namanya tanaman ini memiliki daun yang panjang, lebar, dan meruncing pada bagian ujungnya. Pertumbuhan tinggi daun tanaman lidah mertua bahkan bisa mencapai 1,5 meter. Sedangkan lidah mertua sarang burung memiliki daun berbentuk pedang sepanjang 6 inci. Dari segi tampilan terlihat adanya bintik-bintik berwarna hijau dan abu-abu. Untuk daunnya tumbuh ke atas dari rimpang, atau batang bawah tanah berbentuk corong.

Tips Merawat Tanaman Lidah Mertua Anti Layu

Tak sabar ingin segera memiliki tanaman lidah mertua? Sembari memilih jenis lidah mertua mana yang akan kamu adopsi, ketahui juga tips merawat tanaman lidah mertua agar tumbuh subur dan anti layu berikut ini:

1. Asupi cahaya dan air yang cukup

Tanaman lidah mertua yang ditanam dalam cahaya redup dapat menghasilkan daun yang panjang, tetapi akan lemah dan rapuh. Maka, untuk mendorong pertumbuhan tanaman lidah mertua, berikan cahaya dan air yang cukup. Namun, berhati-hatilah untuk tidak melakukan salah satu dari teknik ini secara berlebihan, karena aplikasi yang berlebihan justru membuat tanaman lidah mertua jadi layu.

2. Pilih varietas tinggi

Rata-rata pemilik lidah mertua, ingin tanaman ini dapat tumbuh tinggi. Semakin tinggi lidah mertua tumbuh, tandanya semakin ia subur. Dengan perawatan dan perhatian yang tepat, tanaman lidah mertua yang dewasa dan sehat berpotensi melebihi tinggi pemiliknya, terkadang tumbuh hingga 180 cm atau lebih. Selain itu, pastikan kamu juga memilih tanaman lidah mertua dengan varietas yang tinggi. Beberapa varietas lidah mertua tinggi terbaik yang dapat ditanam adalah Sansevieria Bacularis, Sansevieria Stuckyi, Sansevieria Cylindrica, dan Sansevieria Laurenti.

3. Perhatikan drainase

Dalam hal menanam dan merawat tanaman lidah mertua, jenis pot yang digunakan sangatlah penting. Lidah mertua tidak tahan terhadap tanah yang terlalu jenuh, jadi pot dengan drainase yang baik sangat penting. Nah, kamu bisa menempatkan tanaman lidah mertua dalam pot plastik dengan lubang drainase yang dapat dilepaskan dengan mudah. Tips lainnya, jangan lupa lepaskan pot tengah saat menyiram dan biarkan mengering sepenuhnya sebelum dipindahkan kembali ke pot yang lebih besar untuk memastikan tanah tetap kering.

4. Lakukan repotting

Dalam perawatannya, tanaman lidah mertua juga butuh treatment yang dinamakan repotting. Repotting atau pemindahan pot umumnya dilakukan saat tanaman tumbuh besar dan pot lama tidak lagi bisa menampungnya, sehingga tanaman tumbuh leluasa. Kapan tepatnya harus repotting lidah mertua? Selain karena daunnya yang semakin tinggi, berikut ini ciri-ciri yang menandakan tanaman ini harus segera di-repotting: • Pot plastik yang pecah dan retak. • Tanaman memenuhi seluruh pot hingga ke tepi bagian dalam. • Tanaman lidah mertua terjatuh berulang kali. Air mengering terlalu cepat. • Akar tumbuh melalui lubang drainase. • Beberapa anakan baru mulai muncul. • Tanaman lidah mertua belum pernah direpotting selama lima tahun. Saat repotting, lidah mertua harus diletakkan dalam pot baru dengan kedalaman yang sama dengan sebelumnya. Bagian atas bola akarnya juga harus berada 1 hingga 2 inci di bawah tepi pot. Jika sudah menemukan pot yang pas, isi sekitar akar dengan tanah tambahan setelah tanaman diletakkan di dalam pot dengan benar.

5. Memangkas secara berkala

Jika suatu saat kamu melihat ada daun yang mati atau berubah warna pada tanaman lidah mertua, segera pangkas bagian tersebut untuk menumbuhkan daun yang baru. Melansir Kompas.com, pastikan kamu memotong pada titik yang bentuknya sama dengan daun di sekitarnya. Jika seiring waktu, daun yang lebih panjang mulai bersandar atau tumpah di luar pot, disarankan untuk memangkasnya sampai ke tanah.

6. Pemupukan yang tepat

Sewajarnya memiliki tanaman hias, pemupukan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan yang optimal. Namun perlu diingat, hindari terlalu banyak memberi garam mineral di sekitar akar, karena akan menyebabkan kerusakan pada tanaman. Baiknya tambahkan pupuk cair yang diencerkan menjadi seperempat hingga seperenam dari dosis yang dianjurkan setiap 10 sampai 14 hari pada musim tanam. Adapun rasio ideal pemupukannya terdiri dari nitrogen, fosfor, dan kalium adalah 3:1:2. Akan tetapi, formula seimbang 10:10:10 atau 20:20:20 juga cocok untuk tanaman lidah mertua agar tumbuh tinggi dan subur.

Dengan telaten melakukan perawatan sesuai kaidahnya, siapapun bisa memelihara tanaman lidah mertua tanpa khawatir cepat layu atau tak tumbuh subur. Semoga tips di atas berguna untukmu, terutama yang baru saja ingin memulai hobi tanaman hias dengan menghadirkan lidah mertua di dalam huniannya.