artikel

Hati-hati! Ini Dia Bahaya Jika Terlalu Sering Menggunakan Headset

Images

Penggunaan earphone atau headset saat ini memang nampaknya sudah menjadi lifestyle, disamping lebih private penggunaan headset memang lebih nyaman ketika mendengarkan atau menonton menggunakan smartphone. Tapi, penggunaan headset atau earphone secara berlebihan hanya akan membuat kesehatan telinga menjadi bermasalah. Berdasarkan Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, penggunaan earphone atau headset terlalu lama dapat menyebabkan penyakit pada telinga, bahkan bisa menyebabkan ketulian. Penggunaan headset dengan suara melebihi 85 desibel dapat menyebabkan ketulian atau gangguan pendengaran. Bahkan, penggunaan di atas 15 menit juga berisiko memicu gangguan pendengaran yang bersifat sementara maupun permanen. Berikut efek kesehatan yang bisa muncul akibat terlalu lama menggunakan earphone, headset, dan headphone, dilansir dari berbagai sumber.

1. NIHL (Noise-Induced Hearing Loss)

Bahaya berupa NIHL (noise-induced hearing loss) atau tuli akibat kebisingan dapat terjadi tidak hanya karena volume suara di headset Kamu terlalu keras, tetapi juga seberapa lama atau sering Kamu menggunakannya. Penelitian yang dipublikasikan oleh Noise & Health menemukan bahwa 10% dari 280 remaja yang diteliti memiliki kebiasaan mendengarkan musik melalui headset dalam waktu yang lama, bahkan saat tidur. Kebiasaan yang dilakukan ini membuat seseorang lebih berisiko terkena NIHL di kemudian hari.

2. Tinnitus

Sel-sel rambut koklea yang rusak dapat menyebabkan suara berdenging, berdengung, atau menderu di telinga maupun kepala Kamu. Kondisi ini disebut dengan tinnitus. Hasil penelitian yang dipublikasikan Noise & Health menunjukkan bahwa remaja yang mendengarkan musik lebih dari 3 jam dengan menggunakan headset lebih sering mengalami tinnitus.

3. Infeksi Telinga

Bahaya lain yang dapat ditimbulkan akibat pemakaian headset adalah infeksi telinga. Ini karena headset yang ditempatkan langsung ke dalam liang telinga menghalangi aliran udara. Di samping infeksi telinga, pemakaian headset juga dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri. Kuman ini mungkin tertinggal di headset dan akan menginfeksi penggunanya. Risiko tersebut semakin parah ketika Kamu meminjamkan headset Kamu ke orang lain.

4. Pusing

Peningkatan tekanan di saluran telinga akibat suara keras juga dapat menyebabkan pusing. Itu sebabnya, kadang Kamu mungkin pernah merasakan pusing setelah cukup lama menggunakan headset.

5. Efek Pada Otak

Gelombang elektromagnetik yang dihasilkan headphone dapat mengakibatkan masalah pada otak dalam jangka panjang. Infeksi telinga juga dapat memengaruhi otak.

6. Hiperakutis

Situs Columbia Asia Hospital India menyebutkan bahwa 50% orang yang menderita tinnitus cenderung mengembangkan kepekaan tinggi terhadap suara di lingkungan yang normal. Kondisi ini disebut dengan hiperakusis.

7. Infeksi Telinga

Bahaya lain yang dapat ditimbulkan akibat pemakaian headset adalah infeksi telinga. Ini karena headset yang ditempatkan langsung ke dalam liang telinga menghalangi aliran udara. Di samping infeksi telinga, pemakaian headset juga dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri. Kuman ini mungkin tertinggal di headset dan akan menginfeksi penggunanya. Risiko tersebut semakin parah ketika Kamu meminjamkan headset Kamu ke orang lain.