artikel

Dapur Basah dan Dapur Kering, Perbedaan Fungsi & Tips Menatanya

Images

Dahulu, rumah umumnya hanya memiliki satu area dapur. Namun seiring dengan berkembangnya kebutuhan dan ketersediaan lahan, tak sedikit orang yang mulai banyak menerapkan dua jenis dapur pada hunian mereka, yaitu dapur basah dan dapur kering. Pemisahan dua jenis dapur ini terbilang efektif, lho! Bukan hanya menambah estetika pada rumah, tapi juga membuat hunian selalu terlihat bersih dan nyaman meskipun setiap harinya kamu memasak. Berencana ingin membangun dua dapur yang berbeda? Simak terus artikel ini untuk mengetahui perbedaan fungsi dapur basah dan dapur kering, serta tips terbaik dalam menatanya.

• Dapur basah

Dapur basah atau dapur kotor lebih digunakan untuk aktivitas memasak yang ‘sesungguhnya’. Seperti menyiapkan dan membersihkan bahan, meracik bumbu, hingga mengolahnya menjadi masakan siap santap. Selain itu, menu makanan yang dimasak pada dapur basah umumnya juga lebih kompleks, baik dari bahan-bahan ataupun cara mengolahnya. Sehingga kegiatan ini pun otomatis meninggalkan sisa-sisa bahan masakan yang membuat dapur tersebut menjadi kotor. Apalagi jika kamu memasak dalam jumlah banyak.

• Dapur kering

Berbeda dengan dapur basah yang digunakan untuk mengolah masakan ‘berat’, dapur kering justru menjadi tempat untuk kegiatan masak memasak yang lebih sederhana. Dengan begitu, tidak banyak kotoran yang tersisa setelahnya. Contohnya, membuat sereal untuk sarapan, membuat makanan instan, menyeduh minuman, atau sekadar duduk santai sambl menikmati camilan. Tak jarang, dapur bersih juga difungsikan sebagai mini bar untuk meletakkan coffee maker untuk ngopi di pagi hari.

Tips Menata Dapur Basah dan Dapur Kering

Berencana membangun dapur basah dan dapur kering? Agar dapat difungsikan secara optimal, kamu perlu menata interior kedua dapur tersebut dengan tepat. Hal ini agar dapur basah dan dapur kering dapat digunakan lebih efektif dan efisien, jadi tak sekadar memilikinya saja. Yuk, simak tips menata dapur basah dan kering selengkapnya di bawah ini!

Dapur Basah

1. Sediakan kabinet

Pada dapur basah, kabinet penyimpanan adalah furnitur yang wajib kamu sediakan karena fungsinya di sini tak lain adalah untuk menyimpan berbagai perlengkapan dan peralatan dapur.

2. Sediakan tempat sampah besar

Bagi kamu yang sering memasak di dapur basah setiap harinya, jangan lupa sedikan tempat sampah berukuran besar guna menampung berbagai sampah bekas masakan yang pastinya lebih banyak daripada di dapur kering. Kemudian, sebisa mungkin pakai dua jenis tempat sampah untuk memilah sampah organik dan anorganik agar terlihat lebih tertata.

3. Pasang exhouse dan jendela

Dalam menata dapur basah, sebaiknya kamu juga memasang exhouse untuk mencegah asap masakan atau aroma dari tempat sampah yang menyebar ke ruangan lain. Selain exhouse, pastikan ventilasi pada dapur basah juga memadai. Pasanglah jendela atau lubang angin agar sirkulasi udara tetap lancar.

4. Pilih material keramik

Untuk dinding dan lantai pada dapur basah, usahakan pilih material keramik. Pasalnya, keramik paling tepat digunakan untuk dapur basah karena cenderung lebih mudah dibersihkan jika terkena minyak dan kotoran.

Dapur Kering

1. Fokus pada desain interior

Dalam membangun dapur kering, mulailah kembali fokus kepada desain interior yang kamu inginkan. Buatl desain dapur mengikuti tema interior rumah. Langkah ini dilakukan supaya dapur tetap bisa menjadi satu kesatuan dengan ruangan-ruangan lain.

2. Pilih furnitur sesuai kebutuhan

Furnitur wajib pada dapur kering tak lain adalah kitchen set, yang umumnya terdiri dari kabinet bagian bawah, dinding pelindung, dan kabinet atas. Selain itu, kamu juga bisa menyisakan sedikit tempat untuk dijadikan mini bar dan menata 2-3 kursi di sana untuk bersantai.

3. Letakkan peralatan dapur favorit

Dapur kering merupakan tempat yang tepat untuk menaruh peralatan dapur favoritmu. Misalnya mini oven, coffee maker, atau microwave. Biasanya, kitchen set sendiri juga sudah didesain dengan space khusus untuk kulkas dan dispenser.

Seperti itulah tips menata dapur basah dan dapur kering, agar kedunya berfungsi maksimal dalam mendukung aktivitas memasakmu sehari-hari. Memisahkan dapur berdasarkan fungsinya adalah keputusan yang tepat karena baik secara estetika maupun kebersihan, konsep ini akan memberi warna baru bagi hunianmu. Selamat menata dapur!