Bau mulut saat puasa memang cenderung membuat kita merasa tak nyaman. Apalagi jika pekerjaan menuntut Anda untuk berinteraksi dengan banyak orang. Tidak makan dan minum selama berjam-jam menyebabkan mulut kering, yang pada akhirnya menimbulkan bau mulut yang kurang sedap. Namun jangan khawatir, untuk menjaga rasa percaya diri Anda selama bulan puasa Ramadan, temukan di sini cara menghilangkan bau mulut saat puasa berikut cara-cara agar mulut tidak bau saat puasa.
Penyebab Bau Mulut
Ketika berpuasa, tidak adanya asupan makanan atau minuman untuk dikunyah dan diproses di dalam mulut menyebabkan berkurangnya produksi ar liur. Sementara air liur yang secara alami berguna untuk membantu membersihkan sisa-sisa makanan yang tertinggal di rongga mulut karena air liur mengandung enzim anti-bakteri alami. Untuk bahasan lebih jauh, Anda dapat membaca artikel penyebab-penyebab bau mulut dan cara mengatasinya.Cara Mencegah Bau Mulut
Setelah mengetahui penyebab dari bau mulut ketika berpuasa, berikut adalah cara mencegah bau mulut ketika puasa. Simak cara mencegahnya • Hindari makanan beraroma menyengat seperti bawang bombai atau jengkol, terutama saat sahur. • Hindari makanan atau minuman dengan kadar gula tinggi saat berbuka dan sahur karena bisa menempel pada gigi dan menjadi santapan bakteri penyebab bau mulut. • Minum cukup air putih saat sahur agar tubuh terhidrasi dengan baik. • Berkumur dengan air garam sebelum tidur untuk menghilangkan bakteri penyebab bau mulut.Menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cepat
Untuk hasil yang cepat, kamu dapat mencoba beberapa cara agar tidak bau mulut saat puasa di bawah ini:1. Sikat Gigi
Menyikat gigi merupakan langkah paling dasar untuk menghilangkan bau mulut saat puasa. Setelah sahur, sikat gigi secara menyeluruh dan dengan teknik yang benar untuk mencegah sisa makanan menyangkut di sela-sela gigi.2. Berkumur dengan mouthwash
Melakukan berkumur dengan mouthwash dapat membuat napas menjadi segar. Untuk hasil yang maksimal, pilih jenis obat kumur yang dapat membunuh bakteri mulu. Dengan begitu, proses pembusukan sisa makanan oleh sisa bakteri bisa dicegah. Berkumur selama bulan puasa itu masih diperbolehkan, asal tidak dilakukan secara berlebihan. Selain itu, pastikan juga obat tidak kumur tidak tertelan saat berkumur.3. Bersihkan Lidah
Lidah bisa menjadi sarang bakteri penyebab bau mulut. Bila merasa panas jadi tak sedap, kamu bisa membersihkannya dengan alat khusus pembersih lidah. Kamu tidak perlu menggunakan pasta gigi untuk membersihkan lidah. Akan tetapi, pastikan alat pembersih lidah selalu dalam keadaan higienis.4. Mengobati penyakit gusi penyebab bau mulut
Bau mulut bisa terjadi akibat penyakit gusi seperti gingivitis dan periodontitis. Aroma tidak sedap muncul karena adanya penumpukan bakteri di dasar gigi. Agar bau mulut tak semakin bertambah pada saat puasa, sebaiknya kamu obati masalah gusi yang menjadi penyebabnya.5. Konsumsi buah dengan kandungan vitamin C
Buah dengan kandungan vitamin C seperti jeruk dan nanas bisa meningkatkan produksi air liur. Ketika produksi air liur terjaga dengan baik, masalah mulut kering pun akan teratasi. Selain itu, air liur juga membantu membilas asam yang diproduksi bakteri mulut saat proses pembusukan makanan. Hasilnya, masalah bau mulut saat puasa jadi lebih terkendali.6. Penuhi kebutuhan cairan
Saat puasa, kamu memang tidak dapat menambah asupan cairan pada siang hari. Sebagai gantinya, pastikan kebutuhan cairan terpenuhi dengan baik selama waktu buka hingga sahur. Ketika asupan cairan terjaga, produksi air liur pun akan tetap berjalan dengan baik. Hasilnya, bau mulut akan teratasi selama Anda berpuasa. Untuk menghilangkan bau mulut saat berpuasa dengan tepat, kamu bisa berkonsultasi ke dokter. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan sesuai kondisi yang mendasarinya.